Rabu, 19 Juli 2017

PENETASAN TELUR DAN PENEBARAN LARVA PADA PEMBENIHAN IKAN KERAPU


Sama seperti penanganan telur ikan lainnya, penangan telur ikan kerapu juga sangat penting dilakukan sebelum penebaran telur. Telur yang didapat dari panti benih dimasukkan dalam wadah penetasan telur yang diaerasi.  Wadah penetasan telur dapat berupa akuarium atau fiber glass yang berbentuk persegi atau bundar.  Sebelum telur dimasukan ke dalam wadah penetasan sebaiknya dilakukan aklimasi suhu dan salinitas.  Aklimasi sangat penting untuk dilakukan karena telur ikan kerapu sangat sensitif terhadap suhu dan salinitas.  Oleh karena itu sebelum kantong plastik dibuka, kontong plastik yang berisi telur di wadah penetasan telur selama 15-30 menit.  Indikasi suhu air dalam kantong plastik dan suhu air dalam wadah penetasan adalah terjadi pengembunan dalam kantong plastik yang dengan mudah dapat diamati.  Selanjutnya kantong plastik dapat dibuka dan salinitasnya diukur dengan mengunakan refraktometer.
Telur dapat dimasukkan ke dalam wadah penetasan jika salinitas kedua air laut tersebut sama.  Dalam memasukkan telur ke wadah penetasan, harus dilakukan dengan hati-hati dan secara perlahan-lahan baik dengan menuangkan langsung atau dengan menggunakan gayung.  Hal ini dilakukan agar tidak terjadi benturan fisik yang menyebabkan telur menjadi rusak. Setelah itu aerasi dipasang, setelah teraduk sempurna telur dihitung dengan cara sampling. 
Untuk memisahkan telur yang baik dan buruk, telur didiamkan selama 5-10 menit tanpa aerasi.  Telur yang baik berwarna transparan dan akan mengapung di permukaan air, sedangkan telur yang buruk akan mengendap di dasar wadah.  Telur yang mengendap dibuang melalui penyiponan atau membuka kran yang ada di dasar wadah . Telur yang dibuang ditampung dalam ember yang selanjutnya dihitung jumlahnya dengan cara sampling. 
Pembuangan telur yang buruk dilakukan agar telur yang buruk tidak merusak media penetasan telur.  Selanjutnya telur diaerasi, agar telur teraduk secara sempurna.   Pada suhu 29-30oC telur umumnya akan menetas 16-19 jam setelah ovulasi.  Penghitungan jumlah larva dapat dilakukan dengan cara sampling larva dan perhitungannya sama seperti pada perhitungan telur. 
Setelah semua larva menetas maka aerasi dihentikan untuk memisahkan larva yang baik dan buruk.  Sama seperti telur, larva yang baik akan berenang di permukaan sedangkan larva yang buruk akan tetap di dasar wadah.  Larva yang buruk, telur yang tidak menetas dan cangkang telur yang ada di dasar disipon dan dibuang.  Selanjutnya larva yang menetas ditebar ke bak pemeliharaan larva.  Dalam menebar larva dilakukan dengan hati-hati dan perlahan-lahan dengan menggunakan gayung dengan tujuan agar larva tidak stres. Larva ditebar dengan kepadatan 15-20 ekor/l.

Perhitungan persentase telur yang baik dan daya tetas telur sangat penting untuk mengetahui kualitas telur yang didapat.  Pada umumnya jika persentasi jumlah telur yang buruk dan daya tetas larva lebih besar dari 40%  maka kualitas telur dapat dikatakan buruk ini akan berpengaruh terhadap kondisi larva.  Pemeliharaan larva sebaiknya tidak dilanjutkan jika kualitas telur kurang baik.  Hal ini dikarenakan akan timbul banyak permasalahan dalam pemeliharaan larva dan kelangsungan hidup larva akan rendah.

SUMBER:
Sumantadinata K., 2003.  Modul Pemeliharaan Larva sampai Benih Ikan Kerapu Bebek. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta.

REFERENSI:
Randall, J.E. 1987.  A Preliminary Synopsis of the Groupers (Perciformes, Serranidae, Epinephelinae) of the Indo Pasific Region. In Polovina J.J and S. Ralston (Eds.): Tropical Snapper and Groupers, Biology and Fisheries Management.  Westview Press. Inc.  London. 
Subyakto, S. dan S. Cahyaningsih.  2003.  Pembenihan Kerapu Skala Rumah Tangga.  PT Agromedia Pustaka, Depok.

Sunyoto, P. dan Mustahal. 2002. Pembenihan Ikan Laut Ekonomis: Kerapu, Kakap, Beronang. Penebar Swadaya, Jakarta.

Selasa, 04 Juli 2017

MEMANFAATKAN PETA PRAKIRAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN

MEMANFAATKAN PETA PRAKIRAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN

Saatnya Menjadi Nelayan Penangkap Ikan Tuna & Cakalang, Bukan “ Pencari” Tuna & Cakalang

Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI) merupakan salah satu produk nyata Balai Penelitian dan Observasi Laut (BPOL) Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk masyarakat nelayan di Indonesia.  PPDPI telah dibuat dan didistribusikan sejak tahun 2000, saat itu masih dilakukan langsung oleh Badan Riset Kelautan dan Perikanan. Dari awal diproduksi hingga saat ini, PPDPI terus mengalami perkembangan dan perbaikan.
PPDPI itu sendiri adalah salah satu produk peta tematik kelautan yang memanfaatkan penggabungan data-data parameter oseanografi (suhu permukaan laut, produktivitas primer, ketinggian permukaan laut, arus, salinitas) baik data dari satelit oseanografi maupun data-data pada stasiun pengamatan untuk menganalisa daerah potensi penangkapan ikan. Hal ini didukung oleh tersedianya fasilitas data-data satelit oseanografi yang bebas penggunaan dan bersifat near real time. Dan sebagai tambahan, data pengamatan lapangan dan prediksi seperti data-data meteorologi (kecepatan angin, arah angin, gelombang laut) oleh Instansi seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Pembuatan peta dapat dilakukan secara rutin karena akses data utama yang near real time salah satunya pada citra Satelit Terra dan Aqua (MODIS/ Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer) oleh Instansi NASA melalui url berikut(http://oceancolor.gsfc.nasa.gov/modis/). Pembuatan peta ini berdasarkan informasi yang didapat dari data oceancolor dari MODIS, data suhu permukaan laut dari sensor advance very high resolution radiometer (avhrr), suhu permukaan laut dari sensor amsr and tmi, ketinggian permukaan laut, klorofil-a, dan kecepatan ketinggian permukaan laut serta data arah dan kecepatan angin dan gelombang laut. Berdasarkan informasi-informasi dari data tersebut, dapat diinterpretasikan menjadi daerah penangkapan ikan dan daerah yang berpotensi menjadi daerah penangkapan ikan. Selanjutnya informasi daerah penangkapan ikan dan daerah yang berpotensi menjadi daerah penangkapan ikan tersebut dikemas menjadi suatu bentuk peta yang lengkap dengan atribut-atributnya, sehingga memudahkan penggunaannya (BROK-DKP, 2007).
Penggunaan parameter oseanografi untuk menduga keberadaan gerombolan ikan sebenarnya bukan merupakan sesuatu yang baru dalam penginderajaan jarak jauh (ideraja).  Beberapa Negara maju seperti Jepang dan Kanada telah lama menggunakannya.  Misalkan saja Jepang, pada dekade tahun 1990-an pemerintah Jepang melalui lembaga terkait telah mengekspose informasi sebaran suhu permukaan laut kepada khalayak ramai melalui surat kabar harian, lengkap dengan letak posisi lintang dan bujurnya. 
Informasi tersebut tentu saja sangat berharga bagi Nelayan di Jepang.  Dari data sebaran suhu permukaan laut, nelayan Jepang dapat menentukan posisi daerah penangkapan ikan.  Hal ini dikarenakan mereka  sudah terbiasa dan menghafal betul kisaran suhu optimum yang disukai Tuna dan Cakalang.  Kondisi ini sangat berbeda dengan Nelayan di Indonesia dimana untuk mengetahui keberadaan gerombolan Tuna dan Cakalang, terlebih dahulu harus mencarinya melalui tanda-tanda alam berupa adanya burung yang terbang menukik di permukaan laut, adanya batang kayu yang hanyut, adanya sekumpulan ikan lumba-lumba dan tanda-tanda alam lainnya.  Cara yang sudah agak lebih maju lagi yaitu dengan menggunakan rumpon laut dalam, namun tentu saja tidak selamanya suatu rumpon akan terus didatangi oleh gerombolan ikan karena keberadaan rumpon-rumpon tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan perairan dimana rumpon itu berada.
Di Indonesia, teknologi inderaja untuk menentukan daerah penangkapan ikan  baru berkembang setelah Presiden Kyai Haji Abdurrahman Wahid membentuk Departemen Eksplorasi Laut.  Hadirnya departemen ini memberikan dampak yang luas dalam kegiatan-kegiatan penelitian di bidang kemaritiman.  Pada masa Orde Baru, bidang perikanan laut merupakan bagian dari Departemen Pertanian sehingga kegiatan penelitian masih terbatas dan tentunya porsi anggaran yang dialokasikan relative kecil karena terbagi dengan bidang-bidang lainnya. Seiring  dengan perkembangan waktu dan tiada henti-hentinya melakukan perbaikan-perbaikan, institusi ini berhasil membuat Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan yang tadinya berlaku selama seminggu kini menjadi dua hari.  Suatu kemajuan yang cukup luar biasa dan patut diapresiasi walaupun prakiraan ini belum menyamai atau sejajar dengan kemajuan Negara Jepang yang sebelumnya telah berhasil melakukan pendugaan daerah penangkapan ikan yang berlaku secara harian.
Cara Mengakses Peta PDPI, Global Positioning System (GPS) dan Alat-Alat Tambahan

Didalam Peta PDPI terkandung informasi koordinat lintang bujur daerah yang diduga sebagai daerah penangkapan ikan dan daerah yang diduga berpotensi sebagai daerah penangkapan ikan. Informasi Peta PDPI dapat diperoleh/diakses secara gratis melalui internet dari website Kementerian Kelautan dan Perikanan www.kkp.go.id.  Setelah website-nya dibuka, para pengguna tinggal memilih (klik) konten Aplikasi Tematik KKP yang didalamnya terdapat beberapa aplikasi tematik termasuk  Peta PDPI.  Selanjutnya, para pengguna bisa langsung memilih  daerah penangkapan yang diinginkan.
Dewasa ini, kemajuan teknologi di bidang informasi dan komunikasi mempermudah masyarakat dalam berkomunikasi dan mengakses berbagai informasi. Demikian halnya dalam penggunaan internet, asalkan saja sudah memiliki jaringan telepon seluler, masyarakat di pedesaan pun dapat mengakses informasi melalui Hand Phone (HP) yang memiliki fasilitas internet.  Ini berarti semakin mudahnya informasi Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI) itu dapat diakses oleh  Nelayan, di samping tidak harus mengeluarkan biaya yang mahal (murah) untuk mendapatkan informasi tersebut.  Jika di suatu daerah belum bisa mengakses internet, maka dapat meminta bantuan kepada teman, kerabat maupun keluarga yang berada di tempat lain untuk mencari informasi peta PDPI melalui internet.  Hanya dengan memberitahukan posisi lintang dan bujur kepada Nelayan, maka letak daerah penangkapan dapat diketahui.
Berbicara tentang posisi lintang dan bujur, tidak terlepas dari alat navigasi yang digunakan oleh Nelayan. Jika menggunakan Global Positioning System (GPS) maka titik lintang dan bujur daerah penangkapan ikan bisa diperoleh secara akurat. Berbeda dengan kompas manual, posisi lintang dan bujur cenderung mengalami selisih   + 2 mil laut dari titik yang sebenarnya (pengalaman penulis). 
 Pada penangkapan ikan yang berskala besar, biasanya digunakan juga alat bantu penangkapan ikan, seperti fish finder (teknologi akustik kelautan untuk mendeteksi besarnya gerombolan ikan pada lokasi yang ditunjukkan pada peta zona potensi ikan) dan fishery sonar (fungsi sama dengan fish finder tetapi kualitasnya lebih tinggi terutama luasan sudut deteksinya yang mencapai 180 derajat sedangkan fish finder hanya 7-15 derajat), nelayan dapat berputar pada radius tertentu di sekitar titik tersebut untuk memonitor persebaran ikan dan menangkap ikan. 

Di akhir tulisan ini, penulis ingin mengajak para pelaku utama, terutama Nelayan tradisional yang ada di Maluku untuk mencoba memanfaatkan Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (Peta PDPI) dalam melakukan kegiatan penangkapan Tuna dan Cakalang sehingga predikat Nelayan Penangkap Ikan benar-benar adanya, bukan sebagai Nelayan Pencari ikan.  Selain itu, tentu saja bukan hanya ingin menghilangkan predikat di atas, akan tetapi dengan mengetahui posisi daerah penangkapan ikan melalui Peta PDPI, Nelayan dapat menghemat waktu dan Bahan Bakar Minyak (BBM) sehingga akan mengurangi biaya operasional penangkapan ikan …

Sabtu, 27 Mei 2017

Inilah Beberapa Ikan Dipercaya Membawa Hoki dan Keselamatan

Inilah Beberapa Ikan Dipercaya Membawa Hoki dan Keselamatan

Ada beberapa jenis ikan dipercaya membawa keberuntungan atau hoki sekaligus membawa keselamatan. Ikan apa saja gerangan?, nanti akan saya beri info dibawah ini. Ikan selain untuk dikonsumsi ada juga dipelihara untuk hiasan dan ada juga sebagian dipercaya membawa hoki. Sebagian lagi orang tidak percaya ikan membawa keberuntungan. Tapi kita tidak perlu memperdebatkan itu disini mau percaya atau tidak, tergantung masing-masing orang saja.
Ikan yang di konsumsi tidak dipercaya membawa hoki seperti ikan mas ikan bandeng ikan lele dan masih banyak lagi. Ikan yang disebutkan itu sebagian sudah pernah diposting disini lengkap dengan cara budidaya.
Ikan yang dipelihara sebagai ikan hias sebagian ada yang dipercaya membawa hoki dan sebagian lagi tidak, hanya untuk hiasan saja. Ada banyak ikan yang dipercaya membawa hoki mungkin saja saya sebutkan dibawah ini masih sangat kurang dan begitu juga sebaliknya. Ada juga di beberapa tempat dipercaya membawa hoki tapi ditempat lain tidak.
Menurut saya ini info menarik, ikan yang dipercaya membawa keberuntungan maka dipilih sebagai info kali ini, info ini juga berasal dari hasil berselancar kesana sini  di tambah sedikit maka jadilah seperti ini.
Ikan yang dipercaya membawa hoki

1. Ikan Longfin Koi  / Butterfly Koi / Dragon Carp


Ikan yang membawa hoki ini dipercaya dapat membawa pemiliknya kesuksesan, kekayaan, dan mencapai cita cita yang tinggi. Ikan Longfin Koi dikenal sebagai perenang ulung legendaris bisa berenang melawan arus. Sehingga ikan ini melambangkan kesuksesan karir dan dapat mencapai cita-cita yang tinggi. Ikan ini juga dipercaya bisa memberi keberuntungan bagi yang lagi pelajar dan orang bekerja keras.
Menurut feng shui memelihara sembilan ikan Longfin koi di akuarium akan menyerap energi negatif  di lingkung sekitar dan menyebarkan energi positif. Kalau ditempatkan longin koi di sebelah utara dipercaya  memberi pengaruh kemudahan dalam peningkatan karir.

2. Ikan Lou Han


Ikan Lou Han termasuk ikan yang sudah dikenal oleh banyak orang dapat membawa keberuntungan. Ikan ini dipercaya dapat menyebarkan dan memberi energi positif di lingkung sekitar. Ikan ini juga dipercaya dapat membawa cinta dan keberuntungan bagi pemiliknya. Ikan Louhan yang memiliki berbagai macam warna cerah bersama titik hitam besar dipercaya sebagai tanda kemakmuran dan kekayaan.
Ikan Lou Han akan dapat mendatangkan kekayaan kalau ditempatkan sebelah Tenggara. Kalau ditempatkan di Timur dipercaya bisa meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga

3. Ikan Arwana

Ikan Arwana  dipercaya mempunyai kekuatan besar pada feng shui. Ikan Arwana melambangkan kesehatan, kemakmuran, kegembiraan, serta kekuasaan serta banyak harta. Arwana juga dipercaya dapat mengusir kesialan dari makhluk jahat. Tempat yang tepat menaruh ikan Arwana menurut feng shui adalah di sebelah utara, timur, atau tenggara rumah.
4. Ikan Maskoki

Ikan Maskoki juga dipercaya sebagai ikan dapat membawa keberuntungan yaitu energi positif. Ada info begini 8 ekor Maskoki dipelihara dalam satu tempat dan diantaranya ada yang warna hitam, dipercaya dapat membuang sial. Kalau memelihara 2 ikan Maskoki dipercaya memberi efek keseimbangan dalam hubungan bersama pasangan.
Sebagai hiasan ikan ini juga sangat bagus cantik dan mempesona dengan demikian saat pemilik memandang ikan ini membuat hati jadi tenang dan terhibur.
5. Ikan Dewa

Ini ikan yang sangat menarik. Ikan Dewa dipercaya sebagian kelompok masyarakat tertentu di Sumatera dan Jawa sebagai anti guna-guna. Siapa saja yang memelihara ikan ini di rumah akan terhindar dari kesialan dan jika ada yang mengirim guna-guna ikan ini berfungsi sebagai perisai. Ikan Dewa akan mati sehingga pemiliknya aman dan selamat.
Ikan dewa ( mahseer, kantjra, tambra, tor batak). Ikan ini sangat unik, Ikan ini adalah salah satu ikan di perairan air tawar Indonesia yang memiliki rasa yang enak. Ikan Dewa juga mempunyai sisik yang besar sehingga ikan ini mempunyai tenaga yang besar.  Selain itu Ikan Dewa juga bisa tumbuh besar dengan panjang 1,2 m.
Ikan Dewa zaman dahulu di Indonesia juga disebut dengan ikan "kantjra" merupakan hidangan para raja-raja. Hidangan yang hanya disediakan bagi raja dan kerabat raja atau tamu kehormatan raja saja.
Bagaimana hobiis? Percaya atau tidak atau ingin mencoba memelihara salah satu ikan diatas sebagai hiasan dan keberuntungan, atau ingin yang lain mau budidaya misalnya seperti budidaya lele, bandeng atau ikan mas.

Demikian beberapa ikan dipercaya membawa hoki sekaligus keberuntungan semoga dapat membantu, salam.

Kamis, 25 Mei 2017

Cara Membuat Pakan Lele Murah dan Menguntungkan

Cara Membuat Pakan Lele Murah dan Menguntungkan


Semakin mahalnya pakan ikan tentu saja membuat para pembudidaya ikan air tawar, termasuk pembudidaya ikan lele harus memutar otak agar keuntungan tetap memuaskan. Salah satu caranya adalah dengan membuat pakan lele yang murah dan tetap memenuhi kebutuhan pakan lele hingga masa panen tiba.
Beberapa Pembudidaya Ikan yang biasa memberikan pakan komersial untuk budidaya ikan mendapat hasil yang mengejutkan setelah mengaplikasikan probiotik. Dengan menggunakan probiotik Pembudidaya Ikan mengaku bisa menekan FCR (Feed Conversion Ratio) dalam penggunaan pakan komersial hingga 1 kg untuk menghasilkan 1 kg Ikan. Selain itu penggunaan Probiotik juga bisa mempercepat waktu pemeliharaan.
Berdasarkan pengalaman dilapangan dengan menggunakan probiotik pertumbuhan ikan menjadi lebih cepat jika dibanding tanpa probiotik. Selain itu tingkat kematian ikan juga kecil serta daging ikan yang dipanennya menjadi lebih padat. Dengan probitotik bisa mendapatkan hasil panen lele dengan kualitas yang baik. Hal ini di indikasikan dengan pertumbuhan ikan lebih cepat sehingga dapat segera dipanen, ukuran ikan seragam, dan tidak bau lumpur atau tanah. Probiotik ini dengan mudah dapat diperoleh di toko pakan ternak dengan beberapa merk seperti : EM-4, Probiofish, Migro, Raja Lele dan lain-lain. Dengan campuran probiotik dan pelet ini membuat metabolisme dan pencernaan ikan sempurna. Sebagian besar, 90% pakan yang masuk ke tubuh akan menjadi daging ikan.
Namun aplikasi probiotik pada pakan ikan ini memang menuntut ketelatenan. Pasalnya pembudidaya ikan setiap hari harus melakukan pencampuran probiotik dengan pakan ikan. Pembudidaya Ikan sendiri melakukan pencampuran probiotik dengan pakan ikan ini saat pagi hari yang kemudian digunakan untuk pemberian pakan pagi dan sore hari.
Empat sak pakan (120 kg) membutuhkan 1 liter probiotik yang khusus digunakan untuk campuran pakan ikan. Meski membutuhkan biaya tambahan untuk pembelian probiotik namun Pembudidaya Ikan bisa mendapatkan keuntungan yang berlebih karena biaya pakan bisa ditekan. Para pembudidaya ikan yang sudah mengetahui cara pencampuran pakan dengan Probiotik dan Vitamin C yang benar biasanya semakin yakin untuk terus melakukannya.
Ada beberapa keuntungan pencampuran pakan dengan probiotik dan vitamin C ini, yaitu :
Penggunaan Pakan lebih Hemat
Karena setelah pakan direndam dengan probiotik dan vitamin C yang dicampur dengan Air dengan perbandingan 1 : 1, pakan bisa menjadi dua kali lipat jumlahnya. Hal ini karena pellet dicampur dengan air, vitamin dan probiotik dengan perbandingan Pakan dan Air 1 dibanding 1. Sehingga pakan 1 kg bisa menjadi 2 kg dan pakan 1 sak (30an kg) bisa menjadi 60 kg dengan pakan yang memuai.
Pakan bisa langsung dicerna oleh usus ikan
Perendaman pakan dengan air menyebabkan pellet menjadi lebih lembut dan lebih mudah untuk dicerna.
Tekstur Pellet lebih Lembut
Karena pellet sebelum direndam biasanya cenderung teksturnya lebih keras. Setelah perendaman teksturnya akan lebih lembut sehingga menjadi mudah untuk dicerna dan diserap nutrisinya oleh ikan.
Lebih menghemat energi bagi ikan
Dengan tekstur pakan sesudah direndam yang lembut ketika pakan ada didalam usus bisa langsung dicerna sehingga ikan tidak membutuhkan energi lebih untuk menghancurkan pellet ini. Pellet yang lembut ini bisa langsung diserap oleh saluran pencernaan ikan
Menambah Nutrisi pakan
Dengan penambahan Probiotik, saluran pencernaan ikan akan lebih baik karena probiotik ini bisa langsung diserap sekaligus didalam saluran pencernaan ikan ketika pakan dimakan oleh ikan. Didalam probiotik ini banyak mengandung bakteri yang menguntungkan bagi usus ikan. Begitu juga apabila dicampur dengan vitamin C, daya tahan tubuh ikan bisa meningkat.
Merangsang Nafsu Makan Ikan
Pakar dari Jurusan Perikanan UGM Ir Gandung Hardaningsih menguraikan, dari berbagai riset, probiotik memang terbukti bagus untuk pemeliharaan air kolam dan pemacu pertumbuhan ikan. Karena ada introduksi mikroba positif maka kolam menjadi lebih sehat dan ikan juga lebih kuat terhadap stres dan penyakit. Yang pasti, pertumbuhan ikan bisa sangat pesat karena probiotik juga merangsang nafsu makan.
  • Pertumbuhan ikan menjadi lebih cepat akibat nafsu makannya meningkat dan penyerapan pakan bisa lebih maksimal.
  • Tingkat kematian ikan juga kecil serta daging ikan yang dipanen menjadi lebih padat
  • Bagus untuk pemeliharaan air kolam sehingga air kolam tidak gampang bau karena lumpur diproses secara alami oleh bakteri menguntungkan yang terdapat dalam probiotik tersebut.
Cara Penggunaan Probiotik
Ada dua cara penggunaan probiotik yang bisa dimanfaatkan pembudidaya ikan untuk mendongkrak hasil kolam budidayanya yaitu:
Pertama : Digunakan didasar Kolam/diaplikasikan ke air kolam.
Probiotik selain menambah nutrisi pakan ikan juga bisa digunakan untuk menggemburkan tanah apabila diaplikasikan didasar kolam. Selain penggemburan dasar kolam ini probiotik juga bisa sekaligus memelihara kualitas air ketika kolam diisi air nanti. Terlebih lagi ketika probiotik ini juga diaplikasikan ketika ada air dikolam budidaya. Cara aplikasinya sangat mudah, probiotik ini cukup diguyurkan ke air kolam pada pagi hari setiap dua minggu sekali supaya air selalu sehat, tidak blooming dan penuh dengan plankton sebagai pakan alami.
Kedua: Dicampur ke Pellet (Pakan Ikan).
Pencampuran Probiotik dengan pellet selain untuk memacu pertumbuhan ikan sendiri sekaligus juga bisa membentengi dari kemungkinan terkena penyakit atau stres. Karena dengan pencampuran probiotik itu ke pakan, pakan pelet ini juga mengandung bakteri-bakteri menguntungkan dari probiotik tadi.
Selain pada budidaya pembesaran ikan, probiotik juga bisa digunakan pada pembenihan dan pembesaran lele. Dengan pemberian probiotik, pertumbuhan serta daya tahan lele menjadi jauh lebih baik dan tingkat kematiannya rendah.
Jadi demikian sekilas tentang pakan murah dengan probiotik. Probiotik ini diibaratkan sebagai benteng pertahanan diri bagi tubuh ikan sehingga sebaiknya diberikan sejak dini. Begitu bibit mau masuk kolam, tiga hari sebelumnya air kolam harus diguyur probiotik lebih dahulu agar kondisi air cepat matang dan tumbuh banyak plankton. Selanjutnya, pemberian probiotik untuk pemeliharaan air cukup dua minggu sekali atau ketika kondisi air menurun kualitasnya. Cara ini tentunya sangat bagus untuk dicoba, dan buktikan sendiri manfaatnya.
(sumber: deptan.go.id)


Senin, 22 Mei 2017

Cara Budidaya Manfaat Dan Mancing Ikan Gabus Terbesar Di Dunia

Cara Budidaya Manfaat Dan Mancing Ikan Gabus Terbesar Di Dunia

Cara Budidaya Manfaat Dan Mancing Ikan Gabus Terbesar Di Dunia. Ikan gabus termasuk dalam kategori ikan air tawar, predator dan rakus. Ikan gabus termasuk keluarga ikan buas, dapat memangsa benih ikan, ikan dewasa, kodok dan lain-lain. Wah kalo kaya gitu sifatnya jika kita melihara ikan gabus anak-anak harus dijauhin juga dari kolamnya, takutnya dicaplok juga kan... :
D



Nama-nama lain dari ikan gabus adalah bocek dari riau, aruanharuan (Melayu,Bahasa banjar), kocolan (Betawi), bogo (Sunda), bayongbogolicingan (Banyumas), kutuk (Jawa), kabos (Minahasa) dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris juga disebut dengan berbagai nama seperti common snakeheadsnakehead murrelchevron snakeheadstriped snakehead dan juga aruan. Nama ilmiahnya adalah Channa striata (Bloch, 1793).

Jantan dan betina ikan gabus
Jantan dan betina ikan gabus bisa dibedakan dengan mudah. Caranya dengan melihat tanda-tanda pada tubuh. Jantan ditandai dengan kepala lonjong, warna tubuh lebih gelap, lubang kelamin memerah dan apabila diurut keluar cairan putih bening. Betina ditandai dengan kepala membulat, warna tubuh lebih terang, perut membesar dan lembek, bila diurut keluar telur. Induk jantan dan harus sudah mencapai 1 kg.

Pemijahan Ikan Gabus

Pemijahan dilakukan dalam bak beton atau fibreglass. Caranya, siapkan sebuah bak beton ukuran panjang 5 m, lebar 3 m dan tinggi 1 m; keringkan selama 3 – 4 hari; masukan air setinggi 50 cm dan biarkan mengalir selama pemijahan; sebagai perangsang pemijahan, masukan eceng gondok hingga menutupi sebagian permukaan bak; masukan masukan 30 ekor induk betina; masukan pula 30 ekor induk jantan; biarkan memijah; ambil telur dengan sekupnet halus; telur siap untuk ditetaskan.

Untuk mengetahui terjadinya pemijahan dilakukan pengontrolan setiap hari. Telur bersifat mengapung di permukaan air. Satu ekor induk betina bisa menghasilkan telur sebanyak 10.000 – 11.000 butir.

Penetasan Ikan Gabus
Penetasan telur dilakukan di akuarium. Caranya : siapkan sebuah akuarium ukuran panjang 60 cm, lebar 40 cm dan tinggi 40 cm; keringkan selama 2 hari; isi air bersih setinggi 40 cm; pasang dua buah titik aerasi dan hidupkan selama penetasan; pasang pula pemanas air hingga bersuhu 28 O C; masukan telur dengan kepadatan 4 – 6 butir/cm2; biarkan menetas. Telur akan menetas dalam waktu 24 jam. Sampai dua hari, larva tidak perlu diberi pakan, karena masih menyimpan makanan cadangan.

Pemeliharaan larva Ikan Gabus
Pemeliharaan larva dilakukan setelah 2 hari menetas hingga berumur 15 hari, dalam akuarium yang sama dengan kepadatan 5 ekor/liter. Kelebihan larva bisa dipelihara dalam akuarium lain. Pada umur 2 hari, larva diberi pakan berupa naupli artemia dengan frekwensi 3 kali sehari. Dari umur 5 hari, larva diberi pakan tambahan berupa daphnia 3 kali sehari, secukupnya. Untuk menjaga kualitas air, dilakukan penyiponan, dengan membuang kotoran dan sisa pakan dan mengganti dengan air baru sebanyak 50 persen. Penyiponan dilakukan 3 hari sekali, tergantung kualitas air.

Budidaya Ikan gabus dengan Pendederan
Pendederan I ikan gabus dilakukan di kolam tanah. Caranya : siapkan kolam ukuran 200 m2; keringkan selama 4 – 5 hari; perbaiki seluruh bagiannya; buatkan kemalir dengan lebar 40 cm dan tinggi 10 cm; ratakan tanah dasarnya; tebarkan 5 – 7 karung kotoran ayam atau puyuh; isi air setinggi 40 cm dan rendam selama 5 hari (air tidak dialirkan); tebar 4.000 ekor larva pada pagi hari; setelah 2 hari, beri 1 – 2 kg tepung pelet atau pelet yang telah direndam setiap hari; panen benih dilakukan setelah berumur 3 minggu.

Manfaat dan Kerugian ikan gabus
Sebetulnya ikan gabus memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Ikan-ikan gabus liar yang ditangkap dari sungai, danau dan rawa-rawa di Sumatra dan Kalimantan kerap kali diasinkan sebelum diperdagangkan antar pulau. Gabus asin merupakan salah satu ikan kering yang cukup mahal harganya. Selain itu ikan gabus segar, kebanyakan dijual dalam keadaan hidup, merupakan sumber protein yang cukup penting bagi masyarakat desa, khususnya yang berdekatan dengan wilayah berawa atau sungai.
Channa stri 060702 2575 jtgno ed resize.jpg

Ikan gabus juga merupakan ikan pancingan yang menyenangkan. Dengan umpan hidup berupa serangga atau anak kodok, gabus relatif mudah dipancing. Namun giginya yang tajam dan sambaran serta tarikannya yang kuat, dapat dengan mudah memutuskan tali pancing.Untuk masyarakat desa yang khususnya petani, ikan gabus sangat membantu memusnahkan hama, misalnya: sawah yang banyak di huni oleh hama keong, sering kali berujung dengan gagal panen, akibat dari ulah keong yang sering memakan padi, terutama di usia muda. Namun beberapa petani menemukan cara yang cukup mudah dan sangat membantu, yaitu, dengan mengembang biakan ikan gabus di sawah-sawah yang sedang di garapnya, dengan demikian keong-keong yang banyak merugikan petani sedikit demi sedikit akan berkurang, Akan tetapi ikan ini juga dapat sangat merugikan, yakni apabila masuk ke kolam-kolam pemeliharaan ikan (Meskipun beberapa kerabat gabus di Asia juga sengaja dikembangbiakkan sebagai ikan peliharaan). Gabus sangat rakus memangsa ikan kecil-kecil, sehingga bisa menghabiskan ikan-ikan yang dipelihara di kolam, utamanya bila ikan peliharaan itu masih berukuran kecil. Ikan gabus juga menjadi spesies penganggu no.1 di Sulawesi dan Irian Jaya karena mereka telah memusnahkan speesies ikan asli.

Sejak beberapa tahun yang lalu di Amerika utara, ikan ini dan beberapa kerabat dekatnya yang sama-sama termasuk snakehead fishes diwaspadai sebagai ikan berbahaya, yang dapat mengancam kelestarian biota perairan di sana. Jenis-jenis snakehead sebetulnya masuk ke Amerika sebagai ikan akuarium. Kemungkinan karena kecerobohan, maka kini snakehead juga ditemui di alam, di sungai-sungai dan kolam di Amerika. Dan karena sifatnya yang buas dan invasif, Pemerintah Amerika khawatir ikan-ikan itu akan cepat meluas dan merusak keseimbangan alam perairan.

Khasiat ikan gabus
Diketahui bahwa ikan ini sangat kaya akan albumin, salah satu jenis protein penting. Albumin diperlukan tubuh manusia setiap hari, terutama dalam proses penyembuhan luka-luka. Pemberian daging ikan gabus atau ekstrak proteinnya telah dicobakan untuk meningkatkan kadar albumin dalam darah dan membantu penyembuhan beberapa penyakit.

Cara mancing ikan gabus
Ikan gabus banyak berada di daerah rawa-rawa dengan tanaman air yang cukup lebat. Kalau banyak eceng gondok di suatu perairan dangkal, biasanya ikan gabus banyak juga di situ.

Teknik memancingnya ada beberapa cara. Pertama, dengan memakai gala bambu yang ditusukan ke tanah. Gala bambu itu diberi umpan kodok atau udang kecil. Dibiarkan semalaman. Dipagi hari baru akan diambil.

Kedua, teknik kodok lompat. Maksudnya, memancing dengan cara memasukan umpan kodok berkali-kali ke dalam air yang diperkirakan ada ikan gabus. Gaya memancing ini sama dengan gaya kodok yang sedang berada di dalam air.

Ketiga, dengan cara menggunakan pelambung. Umpan yang dipakai tetap kodok kecil. Biarkan pancing mengapung. Kalau ada gerakan, jangan langsung diangkat. Biarkan dahulu beberapa saat. Mungkin pada waktu itu ikan gabus sedang masuk ke lumpur. Tarik joran perlahan dan ikuti gerakan ikan gabus.

Teknik berikutnya adalah teknik pemancing yang mempunyai peralatan lengkap dan modern. Teknik ini disebut dengan casting. Umpan yang digunakan tentu saja bukan umpan asli. Tapi bentuk umpannya seperti hewan benaran. Misalnya, berbentuk seperti kodok (soft frogie dan hard frogie).

Teknik ini benar-benar membuat pemancing seperti berolahraga. Pemancing harus melemparkan tali pancing dan menariknya berulang-ulang. Umpan untuk ikan gabus ini memang dibuat dua macam. Ada yang mengapung dan ada yang tenggelam kalau digunakan di air yang cukup dalam. Demi kesenangan dan demi mendapatkan yang dicari, apa pun dilakukan. Inilah salah satu kegilaan kaum penyuka olahraga memancing.

Gambar ikan gabus












 Nah itulah artikel tentang Cara Budidaya Manfaat Dan Mancing Ikan Gabus Terbesar Di Dunia semoga dapat memberi tambahan pengetahuan buat sobat pembaca, untuk artikel tentang budidaya ikan guramepatinnilakoilouhanmaslele dan yang lain silahkan menuju kategori budidaya ikan.


Jumat, 19 Mei 2017

Cara Memulai Budidaya Ikan Gurame/Gurami

Cara Memulai Budidaya Ikan Gurame/Gurami

Harga ikan gurame yang relative lebih mahal dari ikan yang lain bikin banyak yang menentukan ikan gurame untuk di budidayakan. Usaha budidaya ikan gurami bisa di jalankan menyesuaikan modal. Dari modal kecil hingga yang modal besarpun dapat untuk meningkatkan usaha budidaya ikan gurame ini. Oleh oleh karena itu usaha budidaya ikan gurame ini terbuka untuk siapapun.

Untuk sobat yang tidak mempunyai tempat yang cukup sobat dapat membudidayakan ikan gurame dengan memakai kolam dari terpal. Ikan gurame pada intinya memerlukan air yang cukup. Kolam dari terpal dapat sobat buat meskipun di tempat yang sempit. Seandainya sobat sabar merawatnya maka ikan gurame terus tumbuh dengan baik.



Sobat dapat bikin kolam ikan gurame dengan terpal dengan cara fleksibel menyesuaikan dengan tempat yang ada serta dimana saja. Umpamanya di pekarangan rumah, di sawah, dan sebagainya. Bila kolam terpal buatan sobat ukurannya tak terlampau besar sudah pasti tak dapat menyimpan ikan gurame dalam jumlah yang besar. Bila dipaksakan pasti bakal banyak alami kematian. Jadi jumlah ikan mesti di cocokkan dengan ukuran kolam. Untuk ukuran kolam 1m2 dengan kedalaman 90 cm kurang lebih dapat berisi 10 ekor guramih dengan berat 2. 5 ons.

Bila ikan gurame telah semakin besar maka jumlahnya mesti di kurangi. Bila hal ini tidak dilakukan maka butuh menambahkan filter air yang cukup, carany yaitu dengan mengalirkan air kolam terpal dengan pompa ke satu system filter, sesudah lewat filter air masuk kembali ke kolam.

Dapat dilakukan dengan dua cara seperti berikut:
  • Menggali tanah dengan kedalaman tertentu biasanya sekitar 90 cm, kemudian terpal dipasang pada tanah galian tersebut.
  • Memasang terpal pada permukaan tanah ( tidak menggali tanah), dengan bantuan rangka dari besi tau kayu ,terpal dirangkai menyerupai bak. Cara pertama beban terpal tidak terlalu berat sewaktu diberi air, cara kedua memudahkan kita melakukan penggantian dan pembersihan kolam. Dengan selang kita bisa menyedot kotoran-kotoran kolam terpal dengan mudah. Pada budi daya ikan gurame kolam terpal ini kotoran ikan gurame perlu dikeluarkan (shiftpond), agar kesehatan dan kebersihan air tetap terjaga.
Jenis Kolam Terpal




Berdasarkan bahan dan cara membuatnya, terutama dinding atau kerangka kolam maka dikenal adanya beberapa jenis kolam terpal, antara lain:
  • Kolam terpal dengan kerangka bambu, kayu, pipa ledeng, atau besi.
  • Kolam terpal dengan dinding batako atau batu bata.
  • Kolam terpal dengan dinding tanah.
  • Kolam beton atau kolam tanah berlapis terpal.
Setelah kolam terpal selesi dibuat langkah selanjutnya adalah mengisi kolam dengan ikan gurame, akan tetapi sebelum ikan gurame dimasukkan perlu dipastikan terlebih dahulu kolam dalam kondisi bersih dari penyakit dan zat-zat berbahaya.

Terpal mengandung unsur kimia untuk pewarnaannya, maka sebelum dipasang perlu dicuci dan dibersihkan. Untuk membunuh patogen kolam yang telah terisi air ditaburi garam 2 ons/m3. Pastikan juga ikan gurame yang akan dibudidayakan tidak mengandung bibit penyakit. Jika ada gurame yang terkena penyakit perlu dikarantina terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kolam.

Proses selanjutnya adalah pemberian makan. Perlu diketahui bahwa ikan gurame diberi makan 2x sehari dengan pellet yang mengandung protein 25% sampai dengan 30 %. Frekuensi pemberian makan lebih baik dalam frekuensi yang banyak tetapi dalam jumlah sedikit-sedikit daripada dalam frekuensi sedikit tetapi jumlahnya banyak. Selain Pelet makanan untuk ikan gurame bisa ditambahkan daun-daunan dan sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan.

Makanan Yang Tepat Untuk Budidaya Ikan Gurame
Seperti dikatakan bahwa Gurami adalah mahluk Vegetarian, atau kata anak saya Herbivor. Keuntungannya segala macam daun-daunan yang lembut strukturnya bisa di “empan” kan kepada gurami dewasa.
Petani-petani jabar, selalu menjemur daun-daun yang akan diberikan kepada peliharannya terlebih dahulu sehingga layu, dengan demikian getah yang beracun bisa dinetralisir.
  • Daun talas/keladi atau sente (jabar) yang tua, biasanya seberapapun makanan ini diberikan, akan ditarik-tarik oleh gurami sampai tinggal tulang-tulangnya. Dianjurkan menanam sendiri talas ini di tegalan kolam, dihalaman rumah, karena gurame tidak bisa hidup tanpa keladi, sampai menjadi tua-tua keladi.
  • Daun ketela Singkong
  • Daun Pepaya – Kurang dianjurkan diberikan untuk biang Gurame karena merusak kantung telur.
  • Daun Kangkung
  • Daun ubi jalar – Juga tidak dianjurkan untuk diberikan kepada biang gurame.
  • Ketimun
  • Toge – bisa tauge kacang hijau, tauge kacang merah dan tauge dari bibit padi muda.
  • Labu
  • Talas
  • Pelet- Beberapa peternak membuat sendiri pellet yang terdiri Katul, tepung ikan, bungkil kedelai, protein Tepung Daging dan tambahan 10 tablet anti biotik untuk per 100 kg pelet.
  • Jagung rebus. Sangat baik untuk mempercepat kematangan “gonade” sehingga memperpendek waktu pemijahan. Jumlah jagung rebus yang diberikan 3-5% berat badan induk. Menurut Heru Susanto, telur yang matang pada usia 45-60 hari bisa diperpendek menjadi 25-30 hari.
Cara pemberiannya dengan menempatkan jagung pada anyaman bambu 0,5 x 0,5 meter, lalu ditenggelamkan sekitar 15 cm dengan jarak 0,5 m dari pinggir kolam. Pilih tempat yang terlindung dan tempat ikan berkumpul.

Sekalipun kita beranggapan bahwa gurame adalah mahluk vegetarian, tetapi mereka tidak menolak anak semut (kroto), dedak, ampas tahu, bungkil kacang. Bahkan beberapa petani memasang lampu teplok dipinggiran kolam jika dilihatnya banyak serangka beterbangan.
Serangga-serangga ini tertarik kepada cahaya lampu, dan ketika mereka mendekat lalu jatuh, maka gurame dengan suka cita melahapnya.

Cara Menghilangkan Bau Lumpur
  • Mengurangi intensitas matahari - Jenis plankton akan tumbuh cepat bila terkena sinar matahari. Jika separuh kolam diberi naungan, maka populasi plankton dapat ditekan.
  • Pemupukan yang seimbang – Pemberian pupuk N dan P dengan perbandingan 4:1 akan menghambat pertumbuhan alga biru. Dosis pemberian adalah 7-14 mg setiap meter kubik air dapat dilakukan setiap minggu
  • Pemberian pakan ikan gurame dalam jumlah yang tepat – Usahakan pakan ikan jangan sampai tersisa sebab akan menjadi penyebab peningkatan mikro organisme
  • Penyaringan air kolam
  • Penebaran ikan pemakan plankton – Ikan mola, nilem dan sepat memiliki kemampuan memangsa plankton yang baik. Hanya penebaran ikan pemangsa plangkton harus diperhatikan agr supaya tidak terjadi perebutan pakan.
  • Pengendalian secara Kimiawi.- Dengan pemberian planktonsida kuprisulfan dan kuprisandoz.
  • Pemberaan – Selama 3-5 hari ikan disuruh berpuasa dalam air tawar yang mengalir. Hasil penelitian, gurami yang berbobot setengah kiloan setelah diberakan dalam air tawar selama 7 hari ternyata telah terbebas dari bau lumpur dan dagingnya menjadi lebih kenyal.
  • Pengolahan hasil –  Cara memasak gurami dengan menambahkan bumbu masak tradisional seperti kunyit, bawang merah, daun salam, dan serai dapat mengurangi bau lumpur dalam gurami.
Meski gurame cukup tahan dengan air yang tidak baik tetapi air perlu dibersihkan dan diganti sebagian (30%) secara periodik. Biasanya penggantian dilakukan satu minggu sekali dengan melakukan shift pond. Air disedot keluar dengan selang atau pompa, kotoran keluar melalui selang tersebut, kemudian diisi kembali dengan air baru. Lebih bagus lagi jika kolam diberi aerator atau filter untuk menambah kadar oksigen dan membersihkan kotoran secara otomatis.

Keunggulan Budidaya Ikan Gurame Kolam Terpal
Keunggulan dari kolam terpal adalah dapat diterapkan (dibangun) di berbagai tempat, tidak harus di lahan yang ideal sebagaimana pembangunan kolam konvensional. Kolam terpal juga mudah dibersihkan dan dipindahkan. Membudidayakan  ikan dikolam terpal, padat penebarannya dapat ditingkatkan, sintasan atau kelangsungan hidup (survival rate) lebih tinggi, pertumbuhan ikan dapat dipacu, dan ikan hasil panen tidak berbau lumpur. Di samping itu, pembuatan dan pemeliharaan ikan di kolam terpal juga lebih mudah (secara teknis) dan lebih murah (secara finansial). Karena keunggulan itulah maka budi daya ikan di kolam terpal ini terus berkembang, termasuk untuk pemeliharaan ikan nila.

Keunggulan kolam terpal ini merupakan salah satu peluang yang baik bagi pengembangan budi daya nila. Kolam terpal dapat diterapkan untuk pembenihan nila, pendederan, serta pembesaran untuk menghasilkan nila konsumsi dan induk.

Jenis ikan gurame


Ikan gurame di golongkan ke 3 jenis warna, yaitu gurame hitam, Gurame putih dan Gurame belang. Gurami putih dikenal sebagai gurami berwarna tubuh terang Sementara gurami hitam dan belang-belang digolongkan kedalam gurami berwarna tubuh gelap atau abu-abu, sementara itu berdasarkan bentuk tubuh dan warnanya, dikenal beberapa jenis gurami sebagai berikut :

1. Gurame angsa
Bagi masyarakat sunda rata-rata menamakan ikan gurame soang, gurami soang ini relatif panjang, mencapai 65 cm, berat tubuhnya mencapai 7 – 10 kg per ekor atau rata-rata 8 kg per ekor, warna tubuhnya abu-abu dengan sisik yang relatif lebar, produktivitas telur gurami angsa tergolong cukup banyak, di Tasikmalaya dan sekitarnya,gurami jenis ini juga dikenal sebagai gurami galunggung.

2. Gurame jepang
Bamyak dari kalangan petani menyebut gurame jepun dan ada juga yang jepang, panjang tubuhnya lebih pendek dibanding dengan gurami angsa atau soang, warna tubuhnya abu-abu kemerahan, terutama di ujung sirip-siripnya. Bentuk sisiknya kecil, beratnya mencapai 3 kg dengan panjang sekitar 40 cm

3. gurame Blausafir
Ciri fisik gurami ini hampir sama dengan gurami jenis lain, hanya saja warna tubuhnya merah muda cerah. Berat maksimum mencapai 2 kg per ekor. Produktifitas telur mencapai 5.000-7.000 butir.

4. Gurame Paris
Tubuh gurami ini berwarna merah muda cerah, tetapi kepalanya berwarna putih.Terdapat bintik-bintik hitam di sekujur tubuhnya. Berat maksimum mencapai 1,5 kilogram. Produktivitas telurnya mencapai 5.000-6.000 butir.

5. Gurame Porselen
Tubuh gurami ini berwarna, merah muda cerah. Ukuran kepalanya relatif kecil. Gurami porselin unggul dalam menghasilkan telur, mencapai 10.000 butir setiap kali pemijahan. Karena itu, gurami ini paling dicari oleh para pembenih sebagai gurami unggul. Berat induknya mencapai 1,5-2 kg.

6. Gurame Bastar
Tubuh gurami ini berwarna, agak kehitaman, tetapi kepalanya berwarna putih. Bentuk sisik besar-besar, pertumbuhan Gurame bastar tergolong cepat, tetapi produktivitas telurnya hanya 2.000-3.000 butir setiap kali pemijahan.

7. Gurame Kapas
Tubuh gurami ini berwarna putih keperakan mirip kapas. Bentuk sisiknya besar. Benih gurami kapas tergolong cepat tumbuh, beratnya mencapai 1 kg per ekor dalam waktu sekitar 13 bulan sejalk menetas, produktivitas telur mencapai 3.000 butir setiap kali pemijahan jika budidaya berhasil.

8. Gurame Batu
Gurame jenis batu biasanya memiliki warna hitam, sisiknya kasar, pertumbuhannya tergolong sangat lambat dibandingkan dengan jenis lain, beratnya hanya mencapai 0,5 kg dalam waktu 12 bulan.

Gambar Ikan Gurame/Gurami














  
Demikian artikel Jenis Gambar Dan Cara Memulai Budidaya Ikan Gurame/Gurami Di Kolam Terpal semoga bermanfaat ya... Terima kasih telah bersedia berkunjung di blog info terbaru dan membaca artikel diatas. Sampai berjumpa kembali dilain kesempatan. Semoga hari sobat menyenangkan... :)