Sabtu, 02 Juli 2016

BUDIDAYA UDANG VANAME TAMBAK INTENSIF MENGGUNAKAN PLASTIK MULSA

Udang Vaname (Lithopenaeus vannamei) adalah udang yang berasal dari bagian barat pantai Amerika Latin, udang ini telah berhasil dibudidayakan di daerah tropis, di beberapa wilayah Indonesia.
Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh udang vannamei antara lain, responsif terhadap pakan, dapat di tebar dengan kepadatan tinggi karena mengisi kolom air dalam pemeliharaannya. Udang vanname juga memiliki pasaran yang luas di tingkat internasional. Ukuran Pasar dapat dijual pada ukuran 15 - 25 gram/ekor atau pada saat udang berumur sekitar 100 hari. Udang vaname membutuhkan pakan dengan kandungan protein 25 – 30 %, lebih rendah daripada udang windu.

Daerah Pengembangan
Daerah pengembangan usaha pembudidayaan udang vaname adalah Provinsi Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Nangroe Aceh Darusalam (NAD), Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan.








Artinya : dengan keuntungan yang diperoleh dari tiap siklusnya modal investasi dapat kembali dalam satu siklus.

SUMBER:

DUB-DJPB, 2012. Leaflet  Budidaya Udang Vaname Tambak Intensif Menggunakan Plastik Mulsa. http//dub.djpb.kkp.go.id Direktorat Usaha Budidaya, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Jakarta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar