Selasa, 28 Maret 2017

Cara Panen Ikan Mas Agar Dapat Hasil Maksimal

Cara Panen Ikan Mas Agar Dapat Hasil Maksimal


Agar panen ikan mas maksimal perlu mencermati dan menggetahui langkah langkah yang harus di kerjakan. Mulai dari persiapan panen sampai pada melakukan kemasan dan pemasaran. Panen ikan mas dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu panen benih ikan mas ini tentu saja dapat dilakukan setelah pemijahan, yang kedua panen ikan mas setelah pembesaran.

Cara Panen Benih Ikan Mas
Benih ikan mas dapat dipanen setelah dipelihara selama 21 hari. Perkiraan panen dapat mencapai 70-80% dengan ukuran benih antara 8-12 cm.

1. Persiapan panen benih ikan mas.
Sebelum melakukan panen benih ikan mas terlebih dahulu siapkan alat tangkap dan sarana lainnya. Beberapa alat tangkap dan sarana yang perlu disiapkan yaitu keramba, ember biasa, ember lebar, seser halus, jaring atau hapa untuk penyimpanan benih sementara, saringan yang akan digunakan untuk mengeluarkan air dari kolam agar benih ikan tidak terbawa arus juga bak penampung berisi air bersih untuk menyimpan benih hasil panen.

2. Mulai Panen
Panen benih ikan mulai pagi hari antara jam 04.00–05.00, sebaiknya selesai tidak lebih dari jam 09.00 pagi. Hal ini bertujuan untuk menghindari terik matahari yang dapat mengganggu kesehatan benih ikan.

3. Tahap Panen Ikan Mas
Pertama dengan mengurangi air kolam pendederan jam04.00 atau 05.00 pagi dilakukan perlahan-lahan agar ikan tidak stres akibat tekanan air berubah secara mendadak. Setelah air surut benih mulai ditangkap dengan seser halus atau jaring lalu tampung dalam ember atau keramba
Sebelumnya dasar kolam pendederan sudah dirancang miring dan ada saluran di tengah kolam, selain itu pada dasar kolam tersedia area lebih dalam dengan ukuran 1-2 meter persegi sehingga ketika air menyurut, benih ikan akan mengumpul di bagian kolam dalam. Benih ikan lalu ditangkap sampai habis dan tidak ada yang ketinggalan selanjutnya benih ikan mas isimpan dalam bak penampungan.

4. Cara Hitung Hasil Panen Benih Ikan Mas
Cara mengetahui jumlah hasil panen benih ikan mas dalam bak penyimpanan sebebelum dipasarkan yaitu dengan memakai takaran dapat menggunakan sendok atau kebul untuk larva dan menggunakan cawan untuk menghitung putihan. Untuk ukuran glondongan di hitung per ekor.

5. Kemasan Benih Ikan Menggunakan Kantong Plastik
Masukan air bersih ke dalam kantong plastik setelah itu benih.
Hilangkan udara dengan cara menekan kantong plastik ke permukaan air.
Beri oksigen dari tabung alirkan ke kantong plastik sebanyak 2/3 volume keseluruhan rongga (air:oksigen=1:2).
Ikat rapat kantong plastik
Setelah itu kantong plastik masukkan ke dalam dus posisi membujur atau tidur. Dos yang berukuran panjang 0,50 m, lebar 0,35 m, dan tinggi 0,50 m dapat diisi 2 buah kantong plastik.

6. Hal Lain Yang Perlu diperhatikan
Benih ikan mas harus dipilih yang sehat yaitu bebas dari penyakit, parasit dan tidak cacat.
Air yang digunakan harus bersih, sehat, bebas hama dan penyakit serta bahan organik. Dapat mengunakan air sumur telah diaerasi semalam.
Sebelum diangkut benih ikan harus diberok dahulu selama beberapa hari. Gunakan tempat pemberokan berupa bak berisi air bersih dengan aerasi yang baik. Bak pemberokan dapat dibuat dengan ukuran 1 m x 1 m atau 2 m x 0,5 m. Dengan ukuran tersebut, bak pemberokan dapat menampung benih ikan mas sejumlah 5000–6000 ekor dengan ukuran 3-5 cm. Jumlah benih dalam pemberokan harus disesuaikan dengan ukuran benih
Pengiriman sistem terbuka untuk mengangkut benih dalam jarak dekat atau tidak memerlukan waktu yang lama. Alat pengangkut berupa keramba. Setiap keramba dapat diisi air bersih 15 liter dan dapat untuk mengangkut sekitar 5000 ekor benih ukuran 3-5 cm.
Kalau sistem tertutup pengangkutan benih jarak jauh memerlukan waktu lebih dari 4-5 jam, menggunakan kantong plastik. Volume media pengangkutan terdiri dari air bersih 5 liter yang diberi buffer Na2(hpo)4.H2O sebanyak 9 gram.

7. Benih Setelah Sampai Tujuan
Siapkan larutan tetrasiklin 25 ppm dalam waskom (1 kapsul tertasiklin dalam 10 liter air bersih).
Buka kantong plastik, tambahkan air bersih yang berasal dari kolam setempat sedikit demi sedikit agar perubahan suhu air dalam kantong plastik perlahan.
Pindahkan benih ikan ke waskom berisi larutan tetrasiklin selama 1- 2 menit.
Masukan benih ikan ke dalam bak pemberokan. Dalam bak pemberokan benih ikan diberi pakan secukupnya dan lakukan pengobatan dengan tetrasiklin 25 ppm selama 3 hari berturut-turut. Atau menggunakan obat lain seperti KMNO4 sebanyak 20 ppm atau formalin sebanyak 4% selama 3-5 menit.
Setelah 1 minggu dikarantina, tebar benih ikan di kolam budidaya.



Cara Panen Ikan Mas Setelah Pembesaran
Untuk panen ikan hasil pembesaran umumnya dilakukan panen secara keseluruhan. Lebih jauh mengenai cara pembesaran ikan mas.
Umur ikan mas dapat dipanen berkisar antara 3-4 bulan dengan berat berkisar antara 400-600 gram/ekor. Panen dilakukan dengan cara mengeringkan kolam hingga ketinggian air tinggal 10-20 cm. Petak pemanenan / petak penangkapan dibuat seluas 2 meter persegi di depan pintu pengeluaran (monnik).
Panen dilakukan pagi hari saat keadaan tidak panas dan menggunakan waring atau scoopnet yang halus. Lakukan pemanenan secepat mungkin dan hindari luka pada ikan.


Ikan Mas Setelah Panen Perhatikan Beberapa Hal.
1. Ikan hidup
Biasanya ikan mas untuk konsumtif lebih mahal harganya apa bila dijual dalam keadaan hidup. Hal yang perlu diperhatikan agar ikan tersebut sampai ke konsumen dalam keadaan hidup, segar dan sehat antara lain:
Gunakan air bersuhu rendah sekitar 20 derajat C.
Waktu pengangkutan usahakan pagi hari atau sore.
Jangan terlalu padat waktu pengangkutan.

2. Ikan Segar
Ikan mas segar merupakan produk cepat turun kualitasnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak cepat turun kualitas ini antara lain:
Ikan jangan sampai luka.
Sebelum dikemas, ikan mas harus dicuci agar bersih dan lendir.
Wadah pengangkut harus bersih dan tertutup. Pada dekat dibawah 2 jam perjalanan, gunakan keranjang dilapisi daun pisang / plastik. Untuk jarak jauh gunakan kotak dan seng atau fiberglass dengan kapasitas kotak maksimal 50 kg, tinggi kotak maksimal 50 cm.
Ikan ditempatkan dalam wadah telah diberi es suhu 6-7 derajat C. Gunakan es potong kecil kecil perbandingan 1:1 es dengan ikan. Dasar kotak lapisi es setebal 4-5 cm. Kemudian ikan disusun di atas lapisan es ini setebal 5-10 cm, lalu disusul lapisan es lagi dan seterusnya. Antara ikan dengan dinding kotak diberi es, demikian juga antara ikan dengan penutup kotak.


Demikian cara panen ikan mas agar hasil maksimal mulai dari persiapan panen sampai pada melakukan kemasan dan pemasaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar