Minggu, 09 September 2018

Cara membuat Kompos Super

Cara membuat Kompos Super

Prinsip yang digunakan dalam pembuatan kompos super adalah proses pengubahan limbah organik menjadi pupuk organik melalui aktifitas biologis pada kondisi yang terkontrol.
PROSES PEMBUATAN KOMPOS SUPER
1.    Bahan yang diperlukan:
• Kotoran sapi : 80-83%
• Serbuk gergaji : 5%
• Bahan pemacu mikroorganisme (bisa dipakai EM4): 0,25%
• Abu Sekam : 10%n
• Kalsit / Kapur : 2%
Boleh menggunakan bahan-bahan yang lain asalkan kotoran sapi minimal 40%,
kotoran ayam maksimal 25%2.
2.    2.. Tempat Sebidang tempat beralas tanah, ternaungi agar pupuk tidak terkena sinar matahari dan air hujan secara langsung.
3.    Prosesing- Kotoran sapi (faeses dan urine) diambil dari kandang dan ditiriskan selama satu minggu untuk mendapatkan kadar air mencapai ± 60%.- Kotoran sapi yang sudah ditiriskan tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi,tempat pembuatan kompos super dan diberi serbuk gergaji, abu, kalsit/kapur danstardec sesuai dosis dan seluruh bahan dicampur diaduk merata.- Setelah .seminggu di lokasi
I.              tumpukan dipindahkan ke lokasi
II.            dengan cara diaduk/ dibalik secara merata untuk menambah suplai oksigen dan meningkatkanhomogenitas bahan. Pada tahap ini diharapkan terjadi peningkatan suhu sampai70 °C untuk mematikan pertumbuhan biji gulma sehingga kompos super yangdihasilkan dapat bebas dari biji gulma.- Seminggu kemudian dilakukan pembalikan untuk dipindahkan pada lokasi ke 3dan dibiarkan selama satu minggu.- Setelah satu minggu pada lokasi ke 3 kemudian dilakukan pembalikan untukmembawa pada lokasi ke 4. Pada tempat ini kompos super telah matang denganwarna pupuk coklat kehitaman bertekstur remah dan tidak berbau.- Kemudian pupuk diayak/disaring untuk mendapatkan bentuk yang seragam sertamemisahkan dare bahan yang tidak di harapkan (misalnya batu, potongan kayu,rafia) sehingga kompos super yang dihasilkan benar-benar berkualitas.- Selanjutnya pupuk organik kompos super siap dikemas dan siap diaplikasikan kelahan sebagai pupuk organik berkualitas pengganti pupuk kimia.- Kandungan Kompos Super § Moisture/kelembaban 45%±5§ TotaI N >l,8l%§ P0205 >1,89%§ K20 >1,96%§ Ca0 >2,96%§ Mg0 >0,70%§ C/N Ratio Maks 16%Manfaat Penggunaan Kompos Super pada Lahan PertanianI. Mampu menggantikan atau mengefektifkan penggunaan pupuk kimia (anorganik)sehingga biaya pembelian pupuk dapat ditekan.2. bebas dari biji tanaman liar (gulma).
III.           Tidak berbau dan mudah digunakan.
IV.          Menyediakan unsur hara yang seimbang dalamtanah.
V.           Meningkatkan populasi mikroba tanah sehinggastruktur tanah tetap gembur.
VI.          Memperbaiki derajat keasarnan (pH) tanah.
VII.         Meningkatkan produksi berbagai tanaman antara I0-30%.Manfaat untuk TambakCara ini akan menambah kesuburan fisik kimia dan biologis sehingga dasar tambakmampu meredam efek buruk pemupukan sisa pakan, faeses, kulit udang dan sisabahan organik yang lain untuk di urai lebih sempurna. Dosis 1500-2000 kg/ha padadasar tambak diberikan saat pengolahan dasar tambak.Prev:
Cara membuat kompos dari sampah Next: Membuat Pupuk HijauCara membuat kompos dari sampahBerikut ini adalah cara membuat kompos. 
Ada beberapa alternatif cara yang dipilih sesuai kondisi lokal.- Kompos jadi siap pakai .Pada daerah yang banyak terdapat sampah kota dan desa yang telah mengalamiproses pembusukan dan penghancuran yang cukup lama di alam terbuka, dapatditerapkan cara ini, sebagai berikut:- Gali tumpukan sampah (garbage atau sampah lapuk) yang sudah sepertitanah- Pisahkan dari bahan-bahan yang tidak dapat lapuk- Jemur sampai kering, lalu ayak- Bubuhkan 50 - 100 gram belerang untuk setiap 1 kg tanah sampah.Bahan:- 2 1 /4 hingga 4 m3 sampah lapuk (garbage)- 6,5 m3 kulit buah kopi- 750 kg kotoran ternak memamah biak (± 50 kaleng ukuran 20 liter)- 30 kg abu dapur atau abu kayu Cara Membuat
1)    Buatlah bak pengomposan dari bak semen atau tanah.Dasar bak cekung dan melekuk di bagian tengahnya. Buat lubang pada salahsatu sisi bak agar cairan yang dihasilkan dapat tertampung dan dimanfaatkan.Atau buatlah bak pengomposan dengan menggali tanah ukuran 2,5 x 1 x 1 m(panjang x lebar x tinggi) lalu diberi plastik di dinding2 tanah tsb dgn maksud agar kompos tdkberair dan terlalu lembek.
2)    Aduk semua bahan menjadi satu kecuali abu. Masukkan ke dalam bakpengomposan setinggi 1 meter, tanpa dipadatkan supaya mikroorganismeaerob dapat berkembang dengan baik. Kemudian taburi bagian atastumpukan bahan tadi dengan abu.
3)    Untuk menandai apakah proses pengomposan berlangsung dengan balk,perhatikan suhu udara dalam campuran bahan. Pengomposan yang baikakan meningkatkan suhu dengan pesat selama 4 - 5 hari, lalu segeramenurun lagi.
4)    Tampunglah cairan yang keluar dari bak semen. Siram ke permukaancampuran bahan untuk meningkatkan kadar nitrogen dan mempercepatproses pengomposan.
5)    2 - 3 minggu kemudian, balik-balik bahan kompos setiap minggu. Setelah 2 -3 bulan kompos sudah cukup matang.
6)    Jemur kompos sebelum digunakan hingga kadar airnya kira-kira 50 -60 % saja.Kalau di daerah kita tidak tersedia kulit buah kopi, cara ke II dapat diadaptasidengan menggantikan kulit buah kopi dengan hijauan seperti Iamtoro ataulainnya.- Kompos Sistem Bogor Bahan :- Sampah mudah lapuk (garbage)- Jerami yang sudah bercampur dengan kotoran dan air kencing ternak.- Kotoran ternak memamah biak- Abu dapur atau abu kayu
Cara Membuat:
a)    Timbuni campuran jerami dan sampah setinggi 25 cm di atas bedenganberukuran 2,5 x 2,5 meter.
b)    Timbun lagi campuran kotoran dan air kencing ternak di atas timbunan taditipis-tipis dan merata.
c)    Timbun lagi campuran jerami dan sampah-sampah setinggi 25 cm.
d)    Tutup lagi dengan campuran kotoran dan kencing ternak.
e)    Timbun bagian paling atas dengan abu sampai setebal ± 10 cm.
f)     Balik-balik campuran bahan kompos setelah berlangsung 15 hari, 30 hari dan60 hari.
g)    Setelah di proses selama 3 bulan kompos biasanya cukup matang.Agar pengomposan berhasil, buatlah atap naungan di atas bedengan pengomposan sebab air hujan dan penyinaran langsung matahari dapat menggagalkan proses pengomposan.
Prev: Bertani secara Organik (tanpa pupuk dan racun kimia sintetis) dengan EM4 Next: Cara membuat Kompos Super Membuat Pupuk HijauPupuk Hijau: adalah pupuk organik yang terbuat dari sisa tanaman atau sampah yang diproses dengan bantuan bakteri.Bahan dan Komposisi:200 kg hijau daun atau sampah dapur.10 kg dedak halus.¼ kg gula pasir/gula merah.¼ liter bakteri (bisa dgn EM4).200 liter air atau secukupnya.Cara Pembuatan:Hijau daun atau sampah dapur dicacah dan dibasahi. Campurkan dedak halus atau bekatuldengan hijau daun. Cairkan gula pasir atau gula merah dengan air.Masukkan bakteri ke dalam air. Campurkan dengan cairan gula pasir atau gula merah. Adu khingga rata. Cairan bakteri dan gula disiramkan pada campuran hijau daun/sampah+bekatul.Aduk sampai rata, kemudian digundukkan / ditumpuk hingga ketinggian 15-20 cm dan ditutuprapat. Dalam waktu 3-4 hari pupuk hijau sudah jadi dan siap digunakan.Prev: Cara membuat Kompos Super Next: Membuat EM4 dengan bahan tumbuhanMembuat EM4 dengan bahan tumbuhan
Mungkin sdh ada yg tahu bhwa membuat EM4 dengan bahan usus hewan menimbulkan baubusuk yg kurang sedap, oleh karena itu, saya tuliskan cara membuat mikroba komposter EM4dengan bahan2 tumbuhan yang tdk terlalu berbau busuk.Bahan-bahan* Sampah sayur, terutama kacang-kacangan* Kulit buah-buahan (papaya, pisang, rambutan, mangga, dsb.)* Bekatul, secukupnya* Gula merah, sedikit saja* Air beras, secukupnyaCara membuat:1. Sampah sayur, kulit buah-buahan dan bekatul dicampurkan. Tempatkan misalnya di dalamsebuah ember atau penampung yang lain. Tutup. Sambil kadang-kadang diaduk, biarkan selamasatu minggu sampai membusuk sehingga menjadi EM1. EM singkatan dari EffectiveMicroorganism, yaitu jasad renik "ganas" yang akan mempercepat proses pengomposan.Ditengarai dengan angka 1 karena inilah cairan mikroorganisme yang terbentuk setelahmengalami dekomposisi selama satu minggu.2. Cairan EM1 dicampur dengan sampah sayur dan kulit buah-buahan. Kemudian didiamkanlagi selama satu minggu. Cairan baru yang terbentuk disebut dengan EM2.3. Cairan EM2 dicampurkan dengan bekatul, gula merah dan air beras. Dan didiamkan lagiselama satu minggu sehingga menjadi EM3.4. Diamkan lagi selama satu minggu tanpa menambahkan apa-apa. Cairan itu telah menjadi EM4. Bertani secara Organik (tanpa pupuk dan racun kimia sintetis) dengan EM4Inti dari arti pertanian organik adalah budidaya tanaman pangan yang tidak memakai pupukataupun racun hama yang berbahan kimia sintetik. Oleh karena itu, kita sbg petani hrs mampumembuat pupuk organik dan teknik pengendalian hama sendiri secara organik. 
Berikut ini saya tuliskan :1. Membuat Pupuk Effective Micro organisme atau EMPupuk EM adalah pupuk organik yang dibuat melalui proses fermentasi menggunakan bakteri(microorganisme). Sampah organik dengan proses EM dapat menjadi pupuk organik yangbermanfaat meningkatkan kualitas tanah.Beriikut langkah-langkah pembuatan pupuk menggunakan EM :Pembuatan bakteri penghancur (EM).Bahan-bahan :Susu sapi atau susu kambing murni. Isi usus (ayam / kambing), yang dibutuhkan adalah bakteri didalam usus. Seperempat kilogram terasi (terbuat dari kepala/kulit udang, kepala ikan) + 1 kgGula pasir (perasan tebu) + 1 kg bekatul + 1 buah nanas + 10 liter air bersih.Alat-alat yang diperlukan :Panci, kompor dan blender/parutan untuk menghaluskan nanas.
Cara pembuatan :
Trasi, gula pasir, bekatul, nanas ( yang dihaluskan dengan blender ) dimasak agar bakteri lainyang tidak diperlukan mati. Setelah mendidih, hasil adonannya didinginkan.Tambahkan susu, isi usus ayam atau kambing. Ditutup rapat. Setelah 12 jam timbul gelembung-gelembung. Bila sudah siap jadi akan menjadi kental/lengket. Diamkan selama total 4 minggusampe bahan benar-benar sebagian besar menjadi cair *Perlu diperhatikan susu jangan yang sudah basi karena kemampuan bakteri sudah berkurang.Sedangkan kegunaan nanas adalah untuk menghilangkan bau hasil proses bakteri.2. Membuat Pestisida AlamiPestisida adalah zat pengendali hama (seperti: ulat, wereng dan kepik). Pestisida Organik:adalah pengendali hama yang dibuat dengan memanfaatkan zat racun alami dari "gadung dantembakau". Karena bahan-bahan ini mudah didapat oleh petani, maka pestisida organik dapatdibuat sendiri oleh petani sehingga menekan biaya produksi dan akrab denga lingkungan.Bahan dan Alat:2 kg gadung.1 kg tembakau.2 ons terasi.¼ kg jaringao (dringo).4 liter air.1 sendok makan minyak kelapa.Parutan kelapa.Saringan kelapa (kain tipis).Ember plastik.Nampan plastik.Cara Pembuatan:Minyak kelapa dioleskan pada kulit tangan dan kaki (sebagai perisai dari getah gadung).Gadung dikupas kulitnya dan diparut.Tembakau digodok atau dapat juga direndam dengan 3 liter air panasJaringao ditumbuk kemudian direndam dengan ½ liter air panasTembakau, jaringao, dan terasi direndam sendiri-sendiri selama 24 jam. Kemudian dilakukanpenyaringan satu per satu dan dijadikan satu wadah sehingga hasil perasan ramuan tersebutmenjadi 5 liter larutan.Dosis:1 gelas larutan dicampur 5-10 liter air.2 gelas larutan dicampur 10-14 liter air.Kegunaan:Dapat menekan populasi serangan hama dan penyakit.Dapat menolak hama dan penyakit.Dapat mengundang makanan tambahan musuh alami.Sasaran: Wereng batang coklat, Lembing batu, Ulat grayak, ulat hama putih palsu.

Catatan: Meskipun ramuan ini lebih akrab lingkungan, penggunaannya harus memperhatikan batas ambang populasi hama. Ramuan ini hanya digunakan setelah polulasi hama berada atau di atas ambang kendali. Penggunaan di bawah batas ambang dan berlebihan dikhawatirkan akan mematikan musuh alami hama yang bersangkutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar